Selasa, 17 November 2009

Bagaimana Cara Mencari Soulmate?

Anda sudah rajin nongkrong di tempat-tempat hang out, sering berpesan pada teman-teman untuk memperkenalkan Anda pada teman pria mereka, tetapi kok si dia tak muncul juga? Kemana semua pria di Indonesia ini?

Sebenarnya, pria ada dimana-mana. Yang salah adalah bahwa Anda terlalu berusaha keras mencarinya. Michelle Schoffro Cook, dokter pengobatan natural yang juga penulis buku The Life Force Diet, membagi tip mencari belahan jiwa untuk Anda.

1. Berhentilah mencari. Ingatkah Anda pada saat Anda sedang membutuhkankan sesuatu, namun tak juga menemukannya setelah mencarinya ke seluruh penjuru rumah? Saat itu Anda mengatakan dalam hati, "Sudahlah, nanti juga ketemu sendiri." Dan, barang tersebut memang tiba-tiba muncul saat Anda sudah tidak
mencarinya (bahkan sudah tidak memerlukannya). Seperti itulah mencari jodoh. Begitu Anda berhenti berusaha sekuat tenaga mencari "seseorang", tiba-tiba saja "seseorang" itu yang hadir menjumpai Anda.

2. Berhentilah berusaha menyenangkan orang lain. Anda mungkin seringkali berusaha terlalu keras untuk membuat seseorang bahagia, sampai-sampai Anda tak mempedulikan lagi bagaimana diri Anda saat itu. Anda tidak tampil lepas sebagaimana Anda biasanya. Jika Anda ingin seseorang mencintai Anda apa adanya diri Anda, tak perlu menjadi orang lain.

3. Ubah dandanan Anda. Anda sudah mengenakan rok mini, push-up bra, atau atasan berleher rendah. Tetapi kenapa ya, pria yang tertarik pada Anda bukan yang Anda harapkan? Perlu Anda tahu, wanita sering melakukan hal ini karena khawatir pria tak lagi menganggap mereka menarik. Namun jika Anda berusaha menarik perhatian pria dengan cara seperti ini, Anda pun akan mendapatkan perhatian tersebut dari tipe pria yang salah.

4. Perbaiki diri Anda. Dari mencurahkan seluruh perhatian untuk mencari pria, lebih baik alihkan perhatian Anda untuk memperbaiki kualitas diri Anda. Entah dengan mencari aktivitas yang sesuai minat Anda, belajar mengemudi, ikut kursus bahasa.... Tanpa Anda sadari, si dia muncul saat Anda tidak sedang mengharapkannya, dan Anda sedang dalam kondisi terbaik Anda.

5. Berhentilah membuat daftar mengenai ciri-ciri pria yang Anda inginkan. Buatlah daftar saat Anda berniat berbelanja di hipermarket saja. Namun Anda tidak bisa berharap menemukan pria dengan ciri-ciri lengkap yang Anda inginkan. Bila daftar Anda memuat isi seperti: seiman, punya pekerjaan tetap, atau latar belakang keluarga yang jelas, tentu ini harus didukung. Tetapi jika isi daftar tersebut: ganteng, tinggi minimal 175 cm, atau bisa main bilyar, tentu sudah tak masuk akal. Anda tak ingin kehilangan belahan jiwa Anda hanya karena si dia tak bisa main bilyar atau tak biasa minum alkohol, bukan?


DIN

Sumber: Intent

1 komentar:

chunxue mengatakan...

During the World War II, Art Deco jewellery was ugg sale a very popular style among women. The females started ugg boots wearing short dresses and cut their hair short. And uggs such boyish style was accessorized with Art Deco jewellery. They used cheap ugg boots long dangling earrings and necklaces, multiple bracelets and bold ugg boots uk rings.Art Deco jewellery has harshly geometric and symmetrical theme instead disocunt ugg boots of free flowing curves and naturalistic motifs. Art Deco Jewelry buy ugg boots today displays designs that consist of arcs, circles, rectangles, squares, and ugg outlet triangles. Bracelets, earrings, necklaces and rings are added with long ugg boots outlet lines and curves.One example of Art Deco jewelry is the Art Deco ring. Art Deco rings have ugg mall sophisticated sparkle and bold styles. These rings are not intended for a subtle look, they are meant to be noticed. Hence, these are perfect for people with bold styles.

Poskan Komentar

Jangan lupa tulis KOMENTAR nya biar saya bisa membenahi diri, tulisan anda memberi arti bagi saya