Gangguan kejiwaan bisa menimpa siapa saja termasuk saat masih anak-anak. Peneliti mendapatkan jumlah anak berusia 2-5 tahun yang terdiagnosis mengalami gangguan bipolar meningkat dua kali lipat dibanding dekade lalu.Gangguan bipolar bisa dikarakteristikkan dengan perubahan suasana hati yang parah, biasanya sering muncul saat masa remaja atau setelahnya. Tapi Dr Yusuf Beiderman seorang psikiater anak dari Harvard University mengubah pandangan yang menyatakan anak-anak bisa memiliki kelainan ini sejak usianya masih sangat muda.



