Kasus kehilangan pendengaran di Indonesia cukup memprihatinkan mulai dari bayi sampai orang dewasa. Bahkan 4.000-5.000 bayi Indonesia lahir tuli setiap tahunnya yang kebanyakan penderitanya masyarakat kurang mampu.Indonesia,-- berdasarkan survei Multi Center Study di Asia Tenggara--, termasuk dalam 4 negara dengan prevalensi ketulian yang cukup tinggi yaitu 4,6 persen. Sedangkan 3 negara lainnya yakni Srilangka (8,8 persen), Myanmar (8,4 persen) dan India (6,3 persen).




